Skip to content
NAvakara
  • Home
  • About Us
    • Partners
  • Offerings
  • Stories
    • Media
    • News
    • Programs
  • Waste Less Films
NAvakara
  • Home
  • About Us
    • Partners
  • Offerings
  • Stories
    • Media
    • News
    • Programs
  • Waste Less Films

NEWS

na_avakara

NAvakara is dedicated to pioneering and implementing practical solutions that lead to a cleaner and healthier environment.
contact@navakara.com

. SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI? Bagikan ulang, tand .
SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI?
Bagikan ulang, tandai kami, atau kutip publikasi kami sebagai sumber Anda.

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #EnvironmentalEducation #Reuse
~~~~

Jenis botol minum isi ulang mana yang TERBAIK?

Botol air minum guna ulang mengurangi emisi karbon dan menghindari sampah plastik sekali pakai. Namun, bahan yang digunakan untuk membuatnya memengaruhi kesehatan kita dan lingkungan.

MEMBANDINGKAN JEJAK KARBON PLASTIK
Botol guna ulang yang terbuat dari plastik membutuhkan lebih sedikit energi saat diproduksi karena bahannya ringan dan dapat dibentuk pada suhu yang relatif rendah dibandingkan dengan kaca, aluminium, atau baja.

Untuk PERTIMBANGAN:
Botol plastik menimbulkan potensi risiko kesehatan yang lebih besar.
Plastik dapat melepaskan bahan kimia ke dalam air minum.
Banyak botol sekarang diberi label bebas BPA, tetapi alternatifnya termasuk bisphenol S (BPS) dan bisphenol F (BPF), yang dampaknya belum diteliti lebih dalam.

MEMBANDINGKAN JEJAK KARBON LOGAM
Botol guna ulang yang terbuat dari logam (aluminium, baja tahan karat) membutuhkan lebih banyak energi saat diproduksi. Penggunaan aluminium murni (virgin aluminum) merupakan penghasil emisi karbon terbesar, bahkan lebih besar daripada baja.

Untuk PERTIMBANGAN:
Makin lama botol digunakan kembali, making berkurang dampak emisi tersebut.
Setelah 2–3 tahun penggunaan sehari-hari, dampak manufaktur menjadi sangat kecil.
Botol aluminium dan baja tanpa lapisan di dalamnya cenderung tidak melepaskan bahan kimia ke dalam air saat kita minum.

...[terjemahan lanjut di bawah]...


Referensi: “Which kind of reusable water bottle is best? We asked the experts.“.
Nicolás Rivero. January 13, 2024. The Washington Post.
Bali's Day of Silence and Blessed Eid **** #NA Bali's Day of Silence

and

Blessed Eid

****

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste

#HariRayaSaka1948 #idulfitri1447H
. SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI? Bagikan ulang, tand .
SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI?
Bagikan ulang, tandai kami, atau kutip publikasi kami sebagai sumber Anda.

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #EnvironmentalEducation #InternationalDayOfZeroWaste
~~~~

HARI BEBAS SAMPAH INTERNASIONAL (30 Maret)
Hari yang mempromosikan praktik berkelanjutan yang bertujuan mengurangi sampah dan mendorong ekonomi sirkular.

PENGETAHUAN DASAR
Untuk Hari Tanpa Sampah Internasional, pendidikan publik harus melampaui sekadar "mengurangi sampah" dan secara jelas menjelaskan perubahan sistem, pola konsumsi, dan tindakan praktis sehari-hari.

Slide-slide berikut menyajikan gagasan mengenai hal-hal yang sebaiknya disertakan guna mengedukasi masyarakat umum secara efektif.

APA MAKNA SEBENARNYA DARI "ZERO WASTE"
Klarifikasi sejak awal untuk menghindari kesalahpahaman:
Zero Waste bukan berarti sekejap mata tidak menghasilkan sampah
Ini berarti merancang sistem yang bebas limbah
Fokus pada pencegahan, bukan hanya pengelolaan

Ide inti dari klarifikasi ini:
Nol limbah adalah tentang mengurangi apa yang kita hasilkan—bukan hanya mengelola apa yang kita buang.

MENGAPA ZERO WASTE ITU PENTING
Hubungkan edukasi publik Anda dengan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari:
Perubahan iklim (sampah = emisi, khususnya metana & emisi dari proses produksi)
Penipisan sumber daya (bahan baku, air, energi)
Polusi (tanah, laut, udara)
Kesehatan masyarakat (pembakaran sampah, zat beracun, mikroplastik)

HIRARKI LIMBAH (KERANGKA PRIORITAS)
Penekanan:
Daur ulang bukanlah solusi utama
Pencegahan adalah prioritasnya

Konsep yang wajib diterapkan: Tolak-Kurangi-Gunakan Kembali-Daur Ulang-Pulihkan/Perbaiki-Buang (sebagai upaya terakhir)
Buatlah agar terasa relevan: limbah makanan, plastik sekali pakai, kemasan belanja daring, *fast fashion*, serta kebiasaan gaya hidup serba sekali pakai

...[terjemahan lanjut di bawah]...
. SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI? Bagikan ulang, tand .
SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI?
Bagikan ulang, tandai kami, atau kutip publikasi kami sebagai sumber Anda.

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #EnvironmentalEducation #DigitalCleanupDay
~~~~

HARI BERSIH-BERSIH DIGITAL (16 Maret)
Sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mendorong individu dan organisasi untuk merapikan kehidupan digital mereka dengan menghapus file, aplikasi, dan email yang tidak digunakan.

PENGETAHUAN DASAR
Dalam rangka Digital Cleanup Day, edukasi publik sebaiknya membantu masyarakat memahami bahwa kebiasaan digital kita juga memiliki dampak terhadap lingkungan. Tujuannya adalah untuk menjadikan dampak-dampak yang tak kasat mata (data, penyimpanan, penggunaan energi) menjadi terlihat dan dapat ditindaklanjuti oleh pengguna sehari-hari.

Slide-slide berikut menyajikan gagasan mengenai hal-hal yang sebaiknya disertakan guna mengedukasi masyarakat umum secara efektif.

APA ITU LIMBAH DIGITAL
Jelaskan konsepnya dengan bahasa sederhana:
File, foto, dan video yang tidak terpakai
Email dan lampiran lama
Dokumen duplikat
Aplikasi yang tidak digunakan
Data yang tersimpan di layanan cloud namun tidak pernah diakses

Gagasan inti dari penjelasan tersebut:
Kekacauan digital mengonsumsi energi melalui server, jaringan, dan perangkat.

JEJAK LINGKUNGAN DATA
Dalam edukasi ini, bantulah orang-orang memahami bahwa aktivitas digital memiliki infrastruktur fisik.
Pusat data membutuhkan listrik dan sistem pendingin.
Jaringan internet dan server beroperasi secara terus-menerus.
Perangkat membutuhkan energi dan material untuk diproduksi serta dioperasikan.
Hal ini menghubungkan perilaku digital dengan konsumsi energi dan emisi.

KEBIASAAN DIGITAL SEHARI-HARI YANG TERAKUMULASI
Pesan utamanya: Kebiasaan-kebiasaan kecil dari miliaran pengguna menciptakan dampak yang signifikan. Aktivitas-aktivitas umumnya meliputi:
Mengirim lampiran berukuran besar
Menyimpan ribuan foto yang tidak terpakai
Melakukan *streaming* video beresolusi tinggi secara terus-menerus
Menyimpan berkas yang tidak diperlukan di penyimpanan awan (cloud)
Mengunduh aplikasi yang tidak pernah digunakan

...[terjemahan lanjut di bawah]...
. The total plastification of the planet is here. .
The total plastification of the planet is here. It is in air, land, and sea.
Microplastic pollution has been found on top of highest mountains, as well as in deepest trenches of the oceans.
It is known that people have been breathing, drinking, and eating microplastics, and other research suggests that the levels of pollution will continue to rise rapidly.
Scientists warned that the lack of observations in many parts of the world meant there were significant uncertainties in their findings and estimates.
But all implies that the billions of tons of plastic discarded into the oceans and land and divided into tiny pieces are increasingly being tossed back in the air by road traffic and winds over oceans and farmland.

When we know and acknowledge the lifecycle of microplastics, hopefully it will continue to help us make better decisions to adjust our way of consuming and producing plastics.

***

Plastifikasi total planet ini telah tiba. Keberadaannya mencakup udara, daratan, dan lautan.
Polusi mikroplastik telah ditemukan di puncak gunung tertinggi, maupun di palung terdalam samudra.
Diketahui bahwa manusia telah menghirup, meminum, dan mengonsumsi mikroplastik; sementara penelitian lain mengindikasikan bahwa tingkat polusi tersebut akan terus meningkat dengan pesat.
Para ilmuwan memperingatkan bahwa minimnya pengamatan di banyak belahan dunia berarti terdapat ketidakpastian yang signifikan dalam temuan dan estimasi mereka.
Namun, semua indikasi menunjukkan bahwa miliaran ton plastik yang dibuang ke lautan dan daratan—lalu terurai menjadi kepingan-kepingan sangat kecil—kini semakin banyak yang terlempar kembali ke udara akibat lalu lintas jalan raya, serta tiupan angin di atas lautan dan lahan pertanian.

Dengan memahami dan menyadari siklus hidup mikroplastik, diharapkan kita akan terus terbantu dalam mengambil keputusan yang lebih tepat guna menyesuaikan cara kita mengonsumsi dan memproduksi plastik.

Source: “Airborne plastic pollution ‘spiralling around the globe’, study finds” (The Guardian, 12-04-2021)
The recreated image inspired by a publication in the Young Scientists Journal

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #EnvironmentalEducation #microplastic
SUKA DENGAN SLIDE? Bagikan ulang, tandai kami, ata SUKA DENGAN SLIDE?
Bagikan ulang, tandai kami, atau kutip publikasi kami sebagai sumber Anda.

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #EnvironmentalEducation #OilProduction
~~~~~

BENDA-BENDA YANG TERBUAT DARI MINYAK

Daftar ini mewakili sebagian kecil dari produk-produk sehari-hari yang umum, yang terbuat dari minyak bumi.
. SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI? Bagikan ulang, tand .
SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI?
Bagikan ulang, tandai kami, atau kutip publikasi kami sebagai sumber Anda.

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #EnvironmentalEducation #WorldWetlandsDay
~~~~~

HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL
Sebagai pengingat, upaya untuk menangani dan mengelola limbah merupakan masalah utama dan harus melibatkan semua komponen masyarakat.

PENGETAHUAN DASAR
Untuk Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), pendidikan publik harus melampaui kegiatan bersih-bersih dan berfokus pada perubahan perilaku, kesadaran sistem, dan tanggung jawab bersama.
Slide berikut memberikan ide tentang apa yang harus disertakan untuk mendidik masyarakat umum secara efektif.

MENGAPA ADA HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL
Untuk menempatkan hari ini dalam konteks sejarah yang berlandaskan akuntabilitas, bukan sekadar simbolisme, berikut penjelasan singkatnya:
Tragedi TPA Leuwigajah tahun 2005 di Cimahi, Jawa Barat (tanah longsor akibat ledakan metana)
Mengapa pengelolaan sampah yang buruk bukan hanya masalah estetika—tetapi juga masalah keselamatan publik, kesehatan, dan iklim
Target pengurangan sampah nasional Indonesia

MEMAHAMI MASALAH SAMPAH DI INDONESIA
Pesan perlu difokuskan pada “sebagian besar masalah sampah kita bermula dari sumbernya.”
Berapa banyak sampah yang dihasilkan Indonesia setiap hari?
Persentase sampah yang tidak terkelola?
Jenis sampah utama: sampah organik (porsi terbesar), sampah plastik, sampah campuran/terkontaminasi?
Tantangan pengelolaan sampah di perkotaan dan pedesaan?

HIERARKI SAMPAH (LEBIH DARI SEKADAR DAUR ULANG)
Banyak kampanye publik terlalu menekankan daur ulang. HPSN harus menekankan pada:
Pencegahan sampah terlebih dahulu
Pemisahan sampah di sumbernya
Pengomposan sampah organik
Ajarkan dengan jelas bahwa urutannya harus: Tolak, Kurangi, Gunakan Kembali, Daur Ulang, Pulihkan, dan Buang (pilihan terakhir)

...[terjemahan lanjut di bawah]...
. SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI? Bagikan ulang, tand .
SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI?
Bagikan ulang, tandai kami, atau kutip publikasi kami sebagai sumber Anda.

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #EnvironmentalEducation #WorldWetlandsDay
~~~~~

HARI LAHAN BASAH SEDUNIA
Kesadaran untuk melindungi lahan basah, yaitu ekosistem perairan yang mengandung kehidupan tumbuhan dan organisme lain yang membawa kesehatan ekologis yang melimpah.

PENDIDIKAN PUBLIK
Untuk Hari Lahan Basah Sedunia, pendidikan bagi masyarakat umum berfokus pada membantu orang memahami bahwa lahan basah adalah sistem hidup yang penting—bukan lahan tandus—dan bahwa lahan basah secara langsung memengaruhi kehidupan sehari-hari, ketahanan iklim, dan keanekaragaman hayati.

DASAR-DASAR LAHAN BASAH
Berikut adalah hal-hal yang biasanya termasuk dalam pendidikan umum untuk masyarakat:
Apa itu lahan basah (area tempat daratan dan air bertemu)
Jenis-jenis lahan basah: hutan bakau, rawa, lahan gambut, paya, dataran banjir, dan padang lamun
Di mana lahan basah ditemukan secara lokal

MENGAPA LAHAN BASAH PENTING
Dari sudut pandang manusia, manfaatnya adalah:
Pengendalian banjir – spons alami yang menyerap kelebihan air hujan
Pengaturan iklim – penyerap karbon utama
Pemurnian air – menyaring polutan dan sedimen
Ketahanan pangan – perikanan, sistem padi, mata pencaharian
Perlindungan pantai – mengurangi erosi dan kerusakan akibat badai
Titik panas keanekaragaman hayati – tempat pembibitan ikan, burung, dan satwa liar

LAHAN BASAH & KRISIS IKLIM
Dalam penyampaian materi pendidikan, buatlah korelasi langsung antara lahan basah dan perubahan iklim kita:
Bagaimana lahan basah menyimpan karbon (“karbon biru” dan karbon gambut)
Apa yang terjadi ketika lahan basah dikeringkan atau terdegradasi
Lahan basah sebagai solusi berbasis alam untuk adaptasi iklim
Peran dalam ketahanan terhadap kenaikan permukaan laut

LAHAN BASAH DALAM ANCAMAN
Apa yang kita ciptakan ketika lahan basah menghilang:
Konversi lahan untuk pembangunan perkotaan
Pengurangan penghalang terhadap polusi dan sampah plastik di perairan
Pengambilan air berlebihan
Kebakaran (terutama kebakaran lahan gambut)
Dampak iklim (kekeringan, perubahan salinitas)

...[terjemahan lanjut di bawah]...
. Selamat merayakan Hari Imlek 2025 Gong Xi Fa Ca .
Selamat merayakan Hari Imlek 2025

Gong Xi Fa Cai 2577

#chinesenewyear #chinesenewyear2026 
#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste
. SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI? Bagikan ulang, tand .
SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI?
Bagikan ulang, tandai kami, atau kutip publikasi kami sebagai sumber Anda.

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #EnvironmentalEducation #WasteReduction
~~~~~

9 CARA UNTUK MENGURANGI, DENGAN DAMPAK BESAR!
Perubahan kecil = planet yang lebih hijau
Mari kita ubah "pemborosan" menjadi sesuatu yang ‘jadul’!

TIP 1
Berapa banyak tas plastik yang digunakan setiap tahun?
Setiap tahun, sekitar 500 miliar tas plastik digunakan di seluruh dunia. Lebih dari satu juta tas digunakan setiap menit.
Dengan meningkatnya jumlah sampah secara pesat, planet kita membutuhkan perubahan.
BAWA TAS BELANJA SENDIRI

TIP 2
Berapa banyak barang yang dapat didaur ulang, akhirnya benar-benar didaur ulang?
Kurang dari 9% dari semua plastik yang dapat didaur ulang, terdaur ulang.
Karena daur ulang belum optimal, kebiasaan kitalah yang perlu diubah.
BAWA BOTOL YANG DAPAT DIGUNAKAN KEMBALI

TIP 3
Tahukah Anda bahwa gelas kopi sekali pakai menyebarkan ribuan partikel mikroplastik?
Bagi kebanyakan dari kita, gelas seperti itu sepertinya tidak berbahaya – hanya sesuatu yang praktis saat menikmati kafein. Namun, jika gelas itu terbuat dari plastik, atau berlapisan plastik tipis, ada kemungkinan besar gelas itu melepaskan ribuan serpihan plastik kecil langsung ke dalam minuman Anda.
BAWA GELAS ANDA SENDIRI

TIP 4
Tahukah Anda apa yang juga Anda konsumsi saat makan dan menggunakan peralatan makan plastik?
Peralatan makan plastik sekali pakai biasanya berbahan dasar minyak bumi, yang berarti peralatan tersebut akan terurai dan melepaskan mikroplastik (fragmen plastik apa pun yang lebih kecil dari 5 mm).
Mikroplastik tidak akan pernah hilang, dan akan berakhir di dalam tubuh kita.
BAWA WADAH MAKANAN & PERALATAN MAKAN SENDIRI

TIP 5
Apakah iya Anda membutuhkan sedotan?
Biasanya, sedotan sekali pakai terbuat dari plastik (PP). Alternatifnya yang dapat terurai secara hayati terbuat dari asam polilaktat (PLA) dan kertas (PA).
Konsumsi sedotan minum sekali pakai setiap hari dapat menimbulkan beban lingkungan yang signifikan terlepas dari jenis sedotannya.
KATAKAN “TIDAK” PADA SEDOTAN SEKALI PAKAI

...[terjemahan lanjut di bawah]...
. SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI? Bagikan ulang, tand .
SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI?
Bagikan ulang, tandai kami, atau kutip publikasi kami sebagai sumber Anda.

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #EnvironmentalEducation #CottonIsBetter
~~~~~~

KATUN & KONSUMSI AIR

“Katun merusak sumber air kita.”
Berdasarkan data global, bukan angka viral.

Geser untuk membedakan mitos dan fakta tentang katun, penggunaan air, dan salah satu serat alami yang paling disalahpahami.

Apakah kapas membutuhkan begitu banyak air?
KLAIM: Kapas di mana pun membutuhkan 20.000 liter air per kilogram.
Tidak ada satu angka universal yang berlaku di mana pun. Angka-angka terkait kapas seringkali dilebih-lebihkan. Data sebenarnya menunjukkan sekitar 8.920 liter/kg, dan sebagian besar air tersebut adalah air hujan yang kembali ke ekosistem, bukan diambil dari sungai.

Apakah kapas benar-benar merupakan tanaman yang membutuhkan banyak air?
KLAIM: Kapas membutuhkan lebih banyak air daripada tanaman lainnya.
Kapas sebenarnya tidak membutuhkan air lebih banyak daripada banyak tanaman pangan jika hanya membandingkan penggunaan irigasi saja. Bahkan, kapas secara alami tahan terhadap panas dan kekeringan, sehingga membutuhkan lebih sedikit air dibandingkan dengan padi, gandum, jagung, atau kedelai.

Apakah budidaya kapas menyebabkan penyusutan Laut Aral?
KLAIM: Budidaya kapas menghancurkan Laut Aral.
Meskipun benar bahwa kapas adalah salah satu dari beberapa tanaman utama yang ditanam dengan sistem irigasi, bencana Laut Aral sebenarnya disebabkan oleh kebijakan pengelolaan air besar-besaran selama era Soviet yang mengalihkan air ke sistem irigasi secara keseluruhan.

Apakah kapas bersaing dalam hal penggunaan air?
KLAIM: Tanaman kapas menyerap air yang seharusnya digunakan oleh tanaman lain.
Masalahnya bukan pada kapas itu sendiri, melainkan pada di mana dan bagaimana air dikelola. Tanaman apa pun yang ditanam dengan irigasi di daerah kering atau cekungan sungai yang kekurangan air dapat bersaing memperebutkan air. Masalahnya adalah tata kelola air yang buruk dan irigasi yang tidak berkelanjutan, yang memengaruhi banyak tanaman, bukan hanya kapas 

....[terjemahan lanjut di bawah]...
. SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI? Bagikan ulang, tand .
SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI?
Bagikan ulang, tandai kami, atau kutip publikasi kami sebagai sumber Anda.

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #EnvironmentalEducation #InternationalDayOfCleanEnergy
~~~~~~

HARI ENERGI BERSIH SEDUNIA
26 Januari - Hari yang didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran tentang solusi energi bersih dan mempromosikan transisi ke sumber energi berkelanjutan.

PENDIDIKAN PUBLIK
Hari Pendidikan Energi Bersih Internasional membantu masyarakat memahami apa itu energi bersih, mengapa energi bersih penting bagi kehidupan sehari-hari mereka, dan bagaimana mereka dapat menjadi bagian dari transisi tersebut—tanpa memerlukan keahlian teknis.

TUJUAN
Untuk Hari Energi Bersih Internasional, tujuannya bukanlah kedalaman teknis, tetapi berfokus pada menjadikan energi bersih mudah dipahami, relevan, dan dapat ditindaklanjuti bagi orang awam.
Dari kesadaran → hingga kepercayaan diri → dan akhirnya tindakan kecil.

BASIS ENERGI BERSIH
Berikut adalah hal-hal yang biasanya termasuk dalam pendidikan publik umum:
Apa arti "energi bersih" (terbarukan + rendah emisi)
Jenis-jenis umum: tenaga surya, angin, tenaga air, panas bumi, bioenergi (dengan catatan keberlanjutan yang jelas)
Bagaimana energi bersih berbeda dari bahan bakar fosil
Mitos vs fakta (misalnya keandalan, biaya, skalabilitas)

MENGAPA ENERGI BERSIH ITU PENTING
Mitigasi perubahan iklim (pengurangan emisi)
Kualitas udara dan kesehatan masyarakat
Keamanan dan kemandirian energi
Manfaat ekonomi (lapangan kerja, industri lokal)
Penghematan biaya jangka panjang

Hal ini sering dirumuskan sebagai:
“Udara yang lebih bersih, masyarakat yang lebih sehat, perekonomian yang lebih tangguh.”

ENERGI BERSIH DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Membantu masyarakat menghubungkan konsep ini dengan hal-hal yang sudah mereka gunakan:
Listrik di rumah
Transportasi (Kendaraan Listrik, transportasi umum, sepeda listrik)
Peralatan rumah tangga dan efisiensi energi
Bahan bakar untuk memasak dan alternatifnya
Kebiasaan energi cerdas

...[terjemahan lanjut di bawah]...
. SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI? Bagikan ulang, tand .
SUKA DENGAN SLIDE-SLIDE INI?
Bagikan ulang, tandai kami, atau kutip publikasi kami sebagai sumber Anda.

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #InternationalDayOfEducation #EnvironmentalEducation
~~~~~~

HARI PENDIDIKAN INTERNASIONAL
24 Januari - Perayaan global tentang pentingnya pendidikan dan seruan untuk bertindak demi peningkatan akses terhadap pendidikan berkualitas bagi semua orang.

TERUTAMA EDUKASI LINGKUNGAN
Pendidikan lingkungan biasanya mencakup perpaduan pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, dan pembelajaran berorientasi tindakan yang membantu orang memahami masalah lingkungan dan menanggapinya dengan bijaksana.

LITERASI LINGKUNGAN (PENGETAHUAN DASAR)
Secara praktis, biasanya mencakup:
Ekosistem dan keanekaragaman hayati
Ilmu perubahan iklim (penyebab, dampak, mitigasi, adaptasi)
Sumber daya alam (air, energi, lahan, hutan, lautan)
Polusi (udara, air, tanah, plastik, limbah kimia)
Hubungan manusia-lingkungan

PEMIKIRAN SECARA SISTEM
Secara umum, hal ini biasanya menunjukkan:
Bagaimana sistem lingkungan, sosial, dan ekonomi saling terhubung
Pemikiran siklus hidup (misalnya produk → penggunaan → limbah)
Memahami pertukaran dan konsekuensi yang tidak diinginkan
Masalah lokal dalam konteks global

PRAKTIK & SOLUSI BERKELANJUTAN
Dalam praktik sehari-hari, biasanya meliputi:
Pengurangan limbah dan 5R (refuse, reduce, reuse, repair, recycle)
Prinsip-prinsip ekonomi sirkular
Konsumsi dan produksi berkelanjutan
Efisiensi energi dan energi terbarukan
Sistem pangan, perjalanan, dan kehidupan perkotaan yang berkelanjutan

NILAI & ETIKA LINGKUNGAN
Secara umum, hal ini dapat mencakup:
Pengelolaan dan tanggung jawab lingkungan
Keadilan antar generasi
Keadilan dan kesetaraan lingkungan
Penghormatan terhadap alam dan kehidupan non-manusia
Perspektif budaya dan masyarakat adat tentang lingkungan

PENGEMBANGAN KETERAMPILAN
Secara praktis, hal ini biasanya mencakup:
Berpikir kritis dan literasi media (mengenali praktik greenwashing, misinformasi)
Pemecahan masalah dan pengambilan keputusan
Interpretasi data dan pemantauan lingkungan dasar
Kolaborasi dan keterlibatan komunitas
Keterampilan komunikasi dan advokasi

...[terjemahan lanjut di bawah]...
. Panduan Tentang Kemampuan Penguraian Hayati Pada .
Panduan Tentang Kemampuan Penguraian Hayati Pada Tekstil

Geser untuk melihat bagaimana Anda dapat menciptakan dampak positif.

KATUN (serat selulosa alami)
* Biodegradasi secara hayati: Ya
* Waktu penguraian: Sekitar 1 minggu s/d 5 bulan di tanah/kompos dalam kondisi aktivitas mikroba yang aktif.
* Catatan: Kapas 100% tanpa perlakuan tambahan terurai paling cepat. Bahan kimia tambahan/pewarna memperlambat penguraian secara signifikan.

WOL (serat protein hewani)
* Biodegradasi secara hayati: Ya
* Waktu penguraian: Sekitar 1–5 tahun dalam kondisi alami.
* Catatan: Wol mengandung keratin (protein) yang diuraikan oleh mikroba lebih lambat daripada selulosa. Kondisi pengomposan, suhu hangat, dan kelembapan membantu mempercepat proses.

KULIT (kulit hewan yang disamak)
* Biodegradasi secara hayati: bervariasi
* Waktu penguraian:
 * Kulit olahan (penyamakan kromium tipikal): ~10 – 50 tahun.
 * Uji pengomposan laboratorium (kulit tertentu): ~21 – 35 hari (sangat terkontrol, tanpa bahan finishing berat).
* Catatan: Bahan kimia penyamakan dan finishing sangat memengaruhi biodegradasi. Penyamakan yang lebih ramah lingkungan dan tanpa bahan finishing berat meningkatkan laju penguraian.

AKRILIK (serat polimer sintetis)
* Biodegradasi secara hayati: Tidak (sangat lambat)
* Waktu penguraian: Puluhan hingga ≈200 tahun atau lebih (mirip dengan plastik).
* Catatan: Akrilik adalah polimer mirip plastik yang berasal dari petrokimia dan tahan terhadap penguraian mikroba.

POLIESTER (serat polimer sintetis)
* Biodegradasi secara hayati: Tidak (sangat lambat)
* Waktu penguraian: ~20 – 200 tahun atau lebih.
* Catatan: Serat poliester pada dasarnya adalah plastik (polietilen tereftalat), dan dapat bertahan lama. Di TPA penguraiannya bahkan lebih lambat lagi.

SPANDEX/ELASTANE (serat elastis sintetis)
* Biodegradasi secara hayati: Tidak (sangat lambat)
* Waktu penguraian: Hingga ~200 tahun.
* Catatan: Spandex/elastane berbahan dasar poliuretan dan tahan terhadap serangan mikroba. Di lingkungan alami, bahan ini berperilaku seperti plastik.

[terjemahan & info sumber lanjut di area komen]

**†*

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #TextileBiodegradability #KnowYourTextile
. Mari lakukan yang lebih baik untuk lingkungan ki .
Mari lakukan yang lebih baik untuk lingkungan kita semua.

🕛 🎊 

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #SelamatTahunBaru2025 #GreenerNewYear
. Selamat Hari Natal 2025 🎁 🎄 #NAvakara #Na_Ava .
Selamat Hari Natal 2025

 🎁 🎄

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste 
#Christmas2025 #Natal2025  GreenerChristmas
. Langkah Nyata ke Depan Kita tidak butuh janji-j .
Langkah Nyata ke Depan

Kita tidak butuh janji-janji yang lebih besar. Kita butuh sistem yang lebih baik. Dan sistem tersebut dimulai dengan keputusan-keputusan kecil yang dibuat oleh pemilik bisnis, tim, dan anggota masyarakat setiap hari.

Apa yang Berubah
Ini bukan tentang melakukan lebih banyak hal... Ini tentang melakukannya dengan lebih baik.

Di seluruh industri, saat ini ada tiga perubahan besar: Dari ide ramah lingkungan hanya sekali menjadi keberlanjutan yang tertanam dalam operasional sehari-hari. Dari kata kunci menjadi solusi nyata yang berfungsi. Dari pembuatan laporan dan pembicaraan menjadi tindakan yang nyata.

Studi Kasus Nyata

Di perusahaan makanan & minuman Indonesia, para peneliti menemukan bahwa penggunaan sumber daya yang lebih baik (lebih sedikit limbah) secara langsung meningkatkan kinerja keberlanjutan. (Sari, M., Romli, H., & Hertati, L. (2025). The Effect of Internal Control System, Corporate Social Responsibility, and Resource Use Efficiency on Sustainability Performance: Empirical Study on Food and Beverage Manufacturing Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange. Golden Ratio of Finance Management, 5(2), 333–344. https://doi.org/10.52970/grfm.v5i2.1160)

Studi juga menunjukkan bahwa mengintegrasikan CSR ke dalam strategi bisnis (bukan hanya melakukan kegiatan amal) meningkatkan inovasi dan kinerja keuangan. (Rinawiyanti ED, Xueli H, As-Saber SN (2023), "Integrating corporate social responsibility into business functions and its impact on company performance: evidence from the Indonesian manufacturing industry". Social Responsibility Journal, Vol. 19 No. 7 pp. 1233–1262. https://doi.org/10.52970/grfm.v5i2.1160)

Menyusun Strategi Keberlanjutan Perusahaan: Dari Pemikiran Terpadu ke Manajemen Terpadu — menjelaskan bagaimana strategi keberlanjutan yang matang tidak memperlakukannya sebagai tambahan, tetapi menanamkannya ke dalam cara bisnis beroperasi dan menciptakan nilai. (Beckmann, M., Becker, T., Zipse, O. (2023). Crafting Corporate Sustainability Strategy. In: Zipse, O., et al. Road to Net Zero. Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-031-42224-9_3)

[lanjut dikomen] #NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste
. BERAPA BANYAK PLASTIK DI LAUTAN? Gambaran Besar .
BERAPA BANYAK PLASTIK DI LAUTAN?

Gambaran Besar - How Much Plastic is in the Ocean?
Setiap tahun, dunia menghasilkan sekitar 350 juta ton sampah plastik — dan sekitar 0,5% (1,7 juta ton) berakhir di lautan.
Mungkin sepertinya tidak seberapa, tetapi itu berarti jutaan ton plastik mencemari ekosistem laut setiap tahunnya.
Sebagian besar sampah plastik tsb tidak pernah menempuh perjalanan jauh — ia tetap berada di dekat garis pantai, membahayakan satwa liar dan masyarakat yang bergantung pada laut.

Masalah yang Berkembang - Berat Sampah Kita
Saat ini, terdapat 75–199 juta ton plastik yang mengambang di lautan kita, dan diperkirakan setiap tahunnya 15 juta ton lagi yang masuk ke lautan.
Produksi plastik membeludak, dari 2 juta ton di tahun 1950 menjadi 460 juta ton saat ini.
Lebih dari 1 juta hewan laut mati setiap tahunnya akibat polusi plastik.
Skala ini terus meningkat — kecuali jika kita mengubah cara kita menggunakan dan mengelola plastik.

Apa Yang Ada di Bawahnya - 99% Plastik Laut Tersembunyi
Apa yang kita lihat mengambang hanyalah puncak dari gunung es di dalam laut.
Hanya ~1% plastik laut yang bertahan di permukaan — sisanya tenggelam, terurai menjadi mikroplastik, atau bersembunyi jauh di bawah gelombang.
Bahkan debu jalanan dan keausan ban turut menyumbang mikroplastik ke perairan kita.
Partikel-partikel kecil ini menyerap racun dan memasuki rantai makanan—pada akhirnya kembali kepada kita.

Zona Sampah Terbesar di Dunia - Tumpukan Sampah Besar di Pasifik
Jauh dari garis pantai, Great Pacific Garbage Patch berputar di antara Hawaii dan California — tertahan oleh arus laut yang kuat.
Itu bukan pulau terapung, melainkan sup keruh mikroplastik yang tersebar di area seluas 1,6 juta km persegi.
Hingga 80% plastiknya berasal dari daratan yang terbawa oleh sungai dan angin.
Membersihkannya hampir mustahil — solusi sesungguhnya dimulai dari hulu.

...dilanjutkan di komen... *******

#NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste #OceansPlastics #LowerYourImpact
. HARI INTERNAISONAL UNTUK PENGURANGAN RISIKO BENC .
HARI INTERNAISONAL UNTUK PENGURANGAN RISIKO BENCANA
13 Oktober - berupaya secara global untuk mencegah risiko bencana baru dan mengurangi risiko yang sudah ada, serta mendorong penguatan ketahanan melalui manajemen risiko bencana multi-bahaya.

HARI AKSI IKLIM INTERNASIONAL
24 Oktober - adalah gerakan masyarakat biasa yang berupaya membangun dunia yang didukung oleh energi terbarukan yang bersih, mudah diakses, dan terjangkau.

HARI KOTA SEDUNIA
31 - Oktober - Hari yang berfokus pada promosi minat komunitas internasional terhadap keberlanjutan perkotaan dan mendorong kerja sama antarnegara.

HARI EKOLOGI SEDUNIA
1 November - bertujuan untuk menyoroti ilmu ekologi dan membahas pencegahan kebakaran hutan, pengelolaan, aspek hukum, ekologi, dan sosial ekonomi, melalui tata kelola kolaboratif dan dialog internasional antara para ahli, pemerintah, dan pemangku kepentingan.

HARI INTERNASIONAL UNTUK MENCEGAK EKSPLOITASI LINGKUNGAN HIDUP DALAM PERANG DAN KONFLIK BERSENJATA
6 November

HARI PERIKANAN SEDUNIA
21 November - menyoroti pentingnya keberlanjutan stok perikanan di dunia, memperkuat hak asasi manusia bagi komunitas nelayan skala kecil, dan membuat perbedaan nyata dalam kondisi kerja komunitas nelayan.

HARI KONSERVASI SATWA LIAR
1 Desember - bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang perlindungan satwa liar dan pemberantasan kejahatan terhadap satwa liar, mempromosikan Undang-Undang Spesies Terancam Punah, dan mendorong tindakan untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan mencegah kepunahan spesies yang terancam oleh perburuan liar dan perdagangan ilegal.

HARI TANAH SEDUNIA
5 Desember - meningkatkan kesadaran tentang pentingnya tanah yang sehat dan mengadvokasi pengelolaan tanah yang berkelanjutan di seluruh dunia.

HARI GUNUNG INTERNASIONAL
11 Desember - menyoroti pentingnya pegunungan bagi mata pencaharian, keanekaragaman hayati, air tawar, pangan, dan pembangunan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan ancaman perubahan iklim dan eksploitasi berlebihan.

#enviromentalawareness #enviromentalevents #enviromentalcalendar2025 #NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste
. BAHASA ITU PENTING Kita tidak punya masalah unt .
BAHASA ITU PENTING

Kita tidak punya masalah untuk pemasaran iklim… kita punya masalah bahasa.
Selama beberapa dekade, pesan tentang perubahan iklim belum dibingkai dengan baik — dan hal ini merugikan kita dalam mengambil tindakan.

"Planet ini tidak dalam bahaya — kita yang dalam bahaya."
"Planet ini sudah mengalami yang lebih buruk — kita belum.”
Perubahan iklim bukanlah tentang menyelamatkan Bumi.
Melainkan tentang menyelamatkan diri kita sendiri.

Bukan "Apakah kamu peduli dengan lingkungan?"
Melainkan "Apakah kamu peduli dengan lingkunganmu?”

Udara yang kau hirup.
Makanan yang kau makan.
Dunia yang akan diwariskan kepada anak cucumu.

Ini bukan "pemanasan global".
Ini transformasi iklim yang dipaksakan.
Ini bukan sesuatu yang "kontroversial".
Hal ini sedang terjadi sekarang — diukur, sesuai prediksi.
Ini bukan debat. Ini data.

"Iklim bukanlah masalah. Iklim adalah satu-satunya masalah yang mencakup semua masalah lainnya."
Bahasa membentuk tindakan.
Ubahlah kata-katanya, dan kita mungkin bisa mengubah dunia.

****************
Diadaptasi dari hasil tulisan oleh Kalle Crafton di LinkedIn.
Refleksinya tentang bagaimana kita membahas perubahan iklim sangat tajam dan penting.

#enviromentalawareness #ClimateAction #ClimateAwareness #LanguageMatters #NAvakara #Na_Avakara #WaysToZeroWaste
Follow on Instagram
Mitra Solusi NAvakara@na_vakara Email contact@navakara.comFind us!

Copyright © 2026 NAvakara

Powered by 300% Green Web Hosting Powered by Renewable Energy.